Puskesmas Sembung
Jl. Moch. Hatta No. 36 Telp. 0355-324812 Sembung-Tulungagung

====== SELAMAT DATANG DI BLOG PUSKESMAS SEMBUNG-TULUNGAGUNG = TERWUJUDNYA MASYARAKAT SEMBUNG MANDIRI UNTUK HIDUP SEHAT.......BERSAMA KITA BISA ======

Jumat, 28 April 2017

Sekilas DBD

*Kenali Fase-Fase*
*Demam Berdarah*

 Penyakit demam berdarah sendiri merupakan penyakit infeksi.Demam berdarah atau dikenal dengan istilah DBD (Demam berdarah Dengue) merupakan sebuah penyakit infeksi yang disebabkan oleh infeksi virus Dengue yang memiliki 4 serotipe yakni Den-1, Den-2, Den-3 dan Den-4. Virus ini ditularkan lewat gigitan nyamuk Aedes aegypti.
Demam berdarah dapat menyebabkan kebocoran cairan dari dalam pembuluh darah sehingga seseorang dapat mengalami syok. Setelah seorang pasien diinfeksi oleh virus Dengue maka virus itu akan berkembang di dalam tubuh kita tanpa menimbulkan gejala selama 3 sampai 14 hari. Setelah waktu tersebut maka pasien akan mengalami 3 fase demam berdarah sebagai berikut.

*Fase demam*
Siklus demam berdarah yang pertama ditandai dengan gejala demam. Demam yang ditimbukan oleh penyakit demam berdarah Dengue ini memiliki gambaran berupa demam yang mendadak tinggi, tanpa sebab yang jelas, berlangsung terus-menerus selama 2 sampai 7 hari. Namun demam ini dapat turun pada hari ke-3 sampai hari ke-5 dan kemudian naik lagi. Pada fase ini, kebanyakan orang akan mengalami demam tinggi selama 3 hari dan disertai dengan nyeri kepala hebat, nyeri di belakang bola mata, nyeri otot dan juga nyeri sendi. Selain itu pada beberapa kasus dapat disertai dengan perdarahan ringan sampai berat, seperti ruam di kulit, mimisan maupun gusi berdarah, juga keluhan pencernaan seperti mual dan muntah.

*Fase kritis*
Pada fase ini, seorang pasien yang mengalami demam berdarah Dengue tampak seperti mengalami perbaikan. Hal ini ditunjukkan oleh demam yang turun sampai normal, disertai keringat dan berkurangnya gejala-gejala lain seperti yang disebutkan di atas. Akan tetapi sesuai namanya pada fase demam berdarah yang berlangsung pada hari ke-4 hingga hari ke-5 ini pasien akan merasakan tubuhnya semakin lemas.
Pada fase ini, sebenarnya di dalam tubuh kita terjadi proses yang sangat berbahaya yakni turunnya jumlah sel untuk pembekuan darah (trombosit) disertai dengan cedera lapisan pembuluh darah yang hebat. Cedera pembuluh darah inilah yang pada akhirnya akan menyebabkan kebocoran pembuluh darah sehingga cairan didalam pembuluh darah akan merembes ke jaringan sekitarnya.

*Fase penyembuhan*
Dari namanya saja, kita pasti sudah mengetahui bahwa fase ini merupakan fase terakhir dari perjalanan penyakit demam berdarah. Fase penyembuhan ini biasanya terjadi pada hari ke-6 hingga hari ke-7. Keadaan pasien pada fase ini biasanya akan kembali stabil.

Pada beberapa orang yang mengalami penyakit demam berdarah dengan disertai komplikasi berupa syok, setelah mendapatkan perawatan yang baik juga akan melewati fase ini. Pada fase ini, tubuh kita akan menunjukan perbaikan berupa perbaikan tekanan darah, pola nafas, denyut nadi dan juga penurunan suhu kembali normal. Pada fase demam berdarah ini, biasanya pasien sudah muali aktif kembali dan nafsu makan perlahan-lahan mulai meningkat.

Ketiga fase di atas mengalami variasi berbeda-beda pada setiap orang. Kasus demam berdarah paling banyak mengancam jiwa anak-anak karena proses kebocoran pembuluh darah yang hebat dan tidak tertangani dengan cepat dan tepat. Untuk itu bagi kita semua terutama bagi ibu yang memiliki anak-anak sangat penting untuk mengamati anak-anak jika sedang terserang demam.

Penyakit demam berdarah sendiri dapat ditularkan dari satu orang ke orang lainnya jika terdapat nyamuk pembawanya yakni nyamuk Aedes aegypti. Jika nyamuk Aedes aegypti menghisap darah penderita demam berdarah maka ia dapat menularkannya kepada orang lain yang digigit berikutnya. Untuk itu pembersihan jentik nyamuk di rumah dan penggunaan kelambu ataupun repelen anti nyamuk dapat membantu kita untuk tidak terkena penyakit ini.

Deteksi Gejala DBD pada Anak Secepatnya Sebelum Terlambat

By Didik Eka-Kasie Penc dan Pemb Peny, Dinkes Kab.Tulungagung